"Ketika seorang pria merasa dihormati di depan umum, dia akan mencintai di belakang pintu tertutup."
Ani: "Kamu diam sekali. Ada masalah?" Budi: "Tidak ada." (Padahal di kepalanya sedang mensimulasikan 12 skenario bagaimana membayar tagihan rumah sakit ibunya.) Ani (mengartikan): "Dia marah padaku." Budi (bingung): "Kenapa dia nangis? Aku sedang berhitung."
Kesimpulan bab ini: Jangan memintanya "cerita panjang lebar." Cukup katakan, "Aku di sini. Tidak apa-apa jika kamu belum siap bicara."
"Ketika seorang pria merasa dihormati di depan umum, dia akan mencintai di belakang pintu tertutup."
Ani: "Kamu diam sekali. Ada masalah?" Budi: "Tidak ada." (Padahal di kepalanya sedang mensimulasikan 12 skenario bagaimana membayar tagihan rumah sakit ibunya.) Ani (mengartikan): "Dia marah padaku." Budi (bingung): "Kenapa dia nangis? Aku sedang berhitung." perjalanan memahami pria pdf
Kesimpulan bab ini: Jangan memintanya "cerita panjang lebar." Cukup katakan, "Aku di sini. Tidak apa-apa jika kamu belum siap bicara." "Ketika seorang pria merasa dihormati di depan umum,