... اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِاسْمِكَ الْأَعْظَمِ الْأَجَلِّ الْأَكْرَمِ الَّذِي إِذَا دُعِيتَ بِهِ أَجَبْتَ، وَإِذَا سُئِلْتَ بِهِ أَعْطَيْتَ، أَنْ تُصَلِّيَ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ، وَأَنْ تَكْفِيَنِي شَرَّ كُلِّ دَابَّةٍ أَنْتَ آخِذٌ بِنَاصِيَتِهَا، إِنَّكَ عَلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ.

Doa ini kemudian berlanjut dengan menyebutkan sifat-sifat Allah yang maha sempurna, pengakuan bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, serta permohonan agar Allah mengampuni dosa-dosa, memaafkan kesalahan, dan menutupi aib-aib hamba-Nya.